Upaya Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Melalui Penerapan CORE di SMKN 2 Mataram

Authors

  • Nurlaelah Universitas Pendidikan Mandalika
  • Sri Yuliyanti Universitas Pendidikan Mandalika
  • Eliska Juliangkary Universitas Pendidikan Mandalika

Keywords:

pemahaman konsep, model CORE, matematika

Abstract

Abstract: The aim of this research is to increase students' understanding of mathematical concepts through the application of CORE (Connecting, Organizing, Reflecting, Extending) at SMKN 2 Mataram. This research is classroom action research (PTK) which was carried out in two cycles and had four stages, namely action planning, action implementation, observation and reflection. The research subjects were students of class X RPL I SMKN 2 Mataram, totaling 32 students. The research instruments used were observation sheets and test sheets. The techniques for collecting data in this research are test techniques and observation techniques. There are two data analysis techniques used, namely quantitative and qualitative data analysis techniques. The result of this research is an increase in understanding of mathematical concepts for class X RPL I SMKN 2 Mataram students after implementing CORE learning capital. The test results increased students' understanding of mathematical concepts in cycle I by 50% (fair) while in cycle II it increased to 93.75% (very good). Observation results in cycle I were 65% (good) and observation results in cycle II were 100% (very good). Thus, it can be concluded that this study shows that the implementation of the CORE (Connecting, Organizing, Reflecting, and Extending) model in mathematics learning at SMKN 2 Mataram can significantly improve students' understanding of mathematical concepts. It is hoped that this research can become a reference for developing better similar research.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdissa, T., et al. (2024). Blended Learning with CORE Elements in Mathematics: A Case Study in Secondary Education. Journal of Educational Research, 16(3), 45-56.

Abubakar, R. (2020:1). Pengantar Metodologi Penelitian. Jl. Marsda Adisucipto Yogyakarta: SUKA-Press UIN Sunan Kalijaga.

Agustina, L. (2016). Upaya Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Konsep dan Pemecahan Masalah Matematika Siswa SMP Negeri 4 Sipirok Kelas VII Melalui Pendekatan Matematika Realistik (PMR). Jurnal Eksata, 12.

Arikunto, S. (2008). Penelitian Tindakan Kelas (PTK) untuk Guru, Kepala Sekolah, Pengawas, dan Penilai. Lampung Selatan: www.geocities.com/zai_abidin69/mypage.html.

Bunag, P. (2024). The Impact of CORE Learning Model on Students’ Conceptual Understanding in Mathematics. International Journal of Educational Innovations, 12(2), 103-117.

Daryanto. (2012). Panduan OperasionalPENELITIAN TINDAKAN KELAS. Jakarta: PT. Prestasi Pustakaraya.

Faye. (2014). The Nature of Scientific Thinking The Nature of Scientific Thinking: On Interpretation, Explanation, and Understanding Jan. New York: Palgrave Macmillan.

Hakim. (2019). Aplikasi Game Matematika Dalam Meningkatkan Kemampuan Menghitung Matematis . Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika, 129-141.

Hudojo. (2001). Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran Matematika. Malang: IKIP Malang.

Ismi Novita Sari, Attin Warmi. (2022). Kemampuan Pemahamn Konsep Matematis Pada Materi Statistka Siawa SMK Kelas 12. Karawang. Jurnal: Pendidikan Matematika, vol.1.8, hal 16.

Krismanto. (2003). Beberapa Teknik, Model, dan Strategi dalam Pembelajaran Matematika. yogyakarta: Depdiknas Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah.

Leonard. (2010). Pengaruh konsep diri, sikap siswa pada matematika, dan kecemasan siswa terhadap hasil belajar matematka. Cakrawala Pendidikan, 341-352.

Lusiana. (2009). Penerapan model pembelajaran generatif (MPG) untuk pelajaran matematika di kelas X SMA Negeri 8 Palembang. Jurnal Pendidikan Matematika, 29-47.

Masjudin, M. (2024). Strengthening 21t Century Skills Through an Independent Curriculum in Mathematics Education in Indonesia: Challenges, Potential, And Strategies. International Journal of Applied Science and Sustainable Development (IJASSD), 6(2), 92–113. https://doi.org/10.36733/ijassd.v6i2.9087

Masjudin, M., Abidin, Z., Kurniawan, A., Pujilestari, P., Astuti, S. H., & Yuliyanti, S. (2025). Development of Inquiry-Based Learning Tools to Enhance Students’ Learning Interest and Conceptual Understanding in Mathematics. Jurnal Penelitian Dan Pengkajian Ilmu Pendidikan: E-Saintika, 9(2), 379–404. https://doi.org/10.36312/e-saintika.v9i2.2987

Musfiqon. (2012). PANDUAN LENGKAP METODOLOGI PENELITIAN PENDIDIKAN. Jakarta: PT. Prestasi Pustakaraya.

NCTM. (2000). Principles and Evaluation Standards for School Mathematics. Reston VA: NCTM.

Nugrawati. (2018). Analisis Kesulitan Belajar Pada Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa MTs dengan Materi Segitiga dan Segiempat. Indomath, 63-68.

Pratiwi, S. I. (2019). Peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematika siswa SMPN 30 Palembang melalui pembelajaran CORE. Jurnal pendidikan matematika reflesia, 15-28.

Putra, P., & Wibisono, S. (2021). Penerapan Model Pembelajaran CORE untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematika di Sekolah Menengah. Jurnal Ilmu Pendidikan, 24(4), 75-88.

Rohmah, U., & Ulya, S. (2021). "Efektivitas Model Pembelajaran CORE dalam Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa." Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 15(1), 45-58.

Sari, A., et al. (2025). "Penerapan Model CORE dalam Pembelajaran Matematika untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep di Sekolah Dasar." Jurnal Pendidikan Matematika, 10(2), 125-136.

Sehilla Rosalline, mailizar, & Lasia Agustina. 2019. Pengaru Model Pembalajaran CORE (Connetion, Organizing, Reflecting, Extending) Terhadap Pemahaman Konsep Matematika Siswa. Universita Indraprasta (Agustina, 2016) PGRI. Jurnal: Kajian Pendidikan Matematika, vol.5, hal.7.

Sinaga, B. (2007). Model Pembelajaran Matematika Berdasarkan Masalah Berbasis Budaya Batak (PBM-B3). Disertasi Pendidikan Matematika UNESA, Tidak Diterbitkan. Medan: Universitas Negeri Medan.

Soejadi. (2000). Kiat Pendidikan Matematika di Indonesia. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sumarmo. (2007). Daya dan Disposisi Matematika: Apa, Mengapa, dan Bagaimana Dikembangkan Pada Siswa Sekolah Dasar dan Menengah. Bandung: Makalah Seminar Sehari Di Jurusan Matematika ITB .

Trianto. (2008). Mendesain Pembelajaran Konstektual. Jakarta: Cerdas Pustaka.

Yulianti. (2019). Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Siswa dengan Pendekatan Pembelajaran Matematika Realistik. Jurnal Pendidikan Matematika Reflesia, 60-64.

Downloads

Published

13-01-2026

How to Cite

Nurlaelah, Yuliyanti, S., & Juliangkary, E. (2026). Upaya Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Melalui Penerapan CORE di SMKN 2 Mataram. Jurnal Kependidikan Ki Hajar Dewantara, 3(1), 1–14. Retrieved from https://institutpermatamandalika.com/index.php/khd/article/view/209