JURNAL GLOBAL HEALTH https://institutpermatamandalika.com/index.php/jgh <p><em>Jurnal Global Health</em> adalah jurnal ilmiah yang memfasilitasi publikasi hasil penelitian, kajian literatur, dan inovasi bidang kesehatan yang memiliki dampak pada tingkat lokal, nasional, maupun global. Jurnal ini berfokus pada upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, pendidikan kesehatan, pengembangan intervensi kesehatan berbasis bukti, serta isu-isu kesehatan global yang relevan dengan dinamika perkembangan masyarakat</p> Lembaga Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Tunas Harapan en-US JURNAL GLOBAL HEALTH HUBUNGAN INTENSITAS CAHAYA DAN FREKUENSI MEROKOK KEPALA KELUARGA DENGAN KEJADIAN INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT (ISPA) PADA BALITA DI WILAYAH PUSKESMAS SUKARAJA https://institutpermatamandalika.com/index.php/jgh/article/view/240 <p>Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu penyebab kematian pada anak di negara sedang berkembang. ISPA ini menyebabkan 4 dari 15 juta kematian pada anak berusia di bawah 5 tahun pada setiap tahunnya. termasuk di Kabupaten Lombok Timur berdasarkan Laporan surveillance Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Timur masih terdapat kasus ISPA pada Balita 3&nbsp; (tiga) tahun terakhir sejak tahun 2019 terlapor sebesar 56,07 %, tahun 2020 sebesar 36,17 % dari target penemuan kasus sebesar 7.757 kasus, dari jumlah balita sebesar 121.583 orang. Berdasarkan kondisi empirik tersebut peneliti tertarik untuk meneliti aspek intensitas cahaya, frekuensi merokok kepala keluarga terhadap kejadian ISPA pada Balita di wilayah kerja Puskesmas Sukaraja Kecamatan Jerowaru. Rancangan penelitian yang digunakan adalah <em>case control</em> dengan&nbsp; jumlah sampel 100 orang responden dengan kriteria sample yang telah ditetapkan. Penelitian ini menggunakan instrumen berupa kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan sebagian besar intensitas cahaya rumah responden tidak memenuhi syarat (84 %), frekuensi kebiasaan merokok kepala keluarga sebagian besar merokok &gt; 10 batang/hari (98 %). Ada hubungan Intensitas cahaya terhadap ispa <em>p-value </em>(0,023) dan frekuensi merokok terhadap kejadian ispa <em>p-value</em> (0,014)&nbsp; secara bermakna diwilayah Puskesmas Sukaraja Kecamatan Jerowaru Tahun 2021. Berdasarkan hasil analisis multivariat tersebut dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden dengan tingkat intensitas cahaya rumah tidak memenuhi syarat dan sebagian besar responden memiliki kebiasaan frekuensi merokok &gt; 10 batang/hari dan secara bermakna terdapat hubungan intensitas cahaya rumah dan frekuensi merokok kepala keluarga terhadap kejadian ispa bagi balita di wilayah Puskesmas Sukaraja Kecamatan Jerowaru. Disarankan kepada masyarakat untuk merubah perilaku untuk membiarkan cahaya matahari langsung masuk ke dalam rumah, untuk institusi kesehatan untuk lebih meningkatkan upaya promosi kesehatan kepada masyarakat serta diharapkan penelitian ini dijadikan referensi khasanah ilmu bagi penelitian berikutnya.</p> Laela Nurhidayati Arif Sofyandi Copyright (c) 2026 Laela Nurhidayati, Arif Sofyandi https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2025-12-20 2025-12-20 1 1 1 9 HUBUNGAN TINGKAT PENDAPATAN KELUARGA DENGAN PEMENUHAN AIR BERSIH DI DESA LENEK BARU KECAMATAN LENEK KABUPATEN LOMBOK TIMUR https://institutpermatamandalika.com/index.php/jgh/article/view/246 <p>Air bersih dan sanitasi merupakan kebutuhan dasar manusia. Desa Lenek baru merupakan bagian dari Wilayah Kerja Puskesmas Kalijaga dengan jumlah KK 1.994, sarana air bersih yang terdiri dari perpipaan sebanyak 390 unit, sumur gali sebanyak 278 unit dan sumur gali umum sebanyak 42 unit dengan kedalaman sumur lebih dari 20 meter. Permasalahan kelangkaan air ini berakar dari perolehan sumber air bersih yang memburuk dan juga ketersediaan sumber air yang menipis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pendapatan keluarga dengan pemenuhan air bersih di Desa Lenek Baru Kecamatan Lenek Kabupaten Lombok Timur.</p> <p>Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah <em>deskriptif analitik </em>dengan rancangan <em>cross sectional. </em>Populasinya adalah semua kepala keluarga yang ada di Desa Lenek Baru sebanyak 1.994 orang, teknik pengambilan sampelnya <em>cluster random sampling</em> sehingga didapatkan jumlah sampel sebanyak 95 orang. Pengumpulan data melalui kuesioner. Analisis statistik yang digunakan adalah uji <em>Chi Square.</em></p> <p>Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pendapatan keluarga di Desa Lenek Baru Kecamatan Lenek Kabupaten Lombok Timur sebagian besar berada pada kategori rendah sebanyak 58 orang (61,1%), pemenuhan air bersih sebagian besar terpenuhi sebanyak 57 orang (60,0%) dan ada hubungan tingkat pendapatan keluarga dengan pemenuhan air bersih di Desa Lenek Baru Kecamatan Lenek Kabupaten Lombok Timur Tahun 2021 (<em>p value</em> = 0,000).</p> <p>Masyarakat Desa Lenek Baru diberikan informasi dan sosialisasi tentang manfaat penggunaan&nbsp; air bersih dan kepemilikan sarana air bersih pada masyarakat di Desa Lenek Baru dalam rangka memutuskan rantai penularan penyakit.</p> Moch Amirullah Farida Ariany Baiq Fathin Ayu Rahmawati Copyright (c) 2026 Moch Amirullah, Farida Ariany, Baiq Fathin Ayu Rahmawati https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2025-12-21 2025-12-21 1 1 10 18 HUBUNGAN SARANA AIR SUMUR GALI DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RENSING https://institutpermatamandalika.com/index.php/jgh/article/view/241 <p>Diare merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas secara global serta mengakibatkan kematian lebih banyak pada anak usia dini setelah periode neonatal dibandingkan etiologi lain.Terdapat beberapa faktor yang menjadi penyebab utama diare yaitu tidak memadainya penyediaan air bersih, air tercemar oleh tinja, kekurangan sarana kebersihan. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan sarana air sumur gali dengan kejadian diare pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Rensing Tahun 2021.<br />Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi penelitian adalah semua ibu yang mempunyai balita dari bulan Januari sampai dengan September 2021 sebanyak 513 Orang. Teknik pengambilan sampel dengan cara sistematik random sampling sehingga didapatkan jumlah sampel sebanyak 84 orang. Pengumpulan data melalui kuesioner. Analisis statistik yang digunakan adalah uji Chi Square.<br />Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi sarana air sumur gali yang ada di Wilayah Kerja Puskesmas Resning sebagian besar tidak memenuhi syarat sebanyak 50 responden (59,5%), mengalami diare sebanyak 46 responden (54,8%) dan ada hubungan kondisi sarana air sumur gali dengan kejadian diare pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Rensing Tahun 2021 dengan nilai probalitas value (p value = 0,000). Semakin baik kondisi sarana air sumur gali, maka resiko terjadinya diare akan semakin kecil. Disarankan kepada ibu atau orang tua untuk menjaga kebersihan sarana air sumur gali agar tidak menimbulkan terjadinya diare. </p> Misriana Misriana Baiq Fathin Ayu Rahmawati Copyright (c) 2026 Misriana Misriana, Baiq Fathin Ayu Rahmawati https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2025-12-22 2025-12-22 1 1 19 29 HUBUNGAN PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI HORMONAL SUNTIK DENGAN TEKANAN DARAH PADA WANITA USIA SUBUR (WUS) DI KECAMATAN LEMBAR https://institutpermatamandalika.com/index.php/jgh/article/view/242 <p>Alat kontrasepsi yang paling banyak diminati di Kecamatan Lembar adalah kontrasepsi Suntik sebanyak 4.735 pengguna. Penggunaan kontrasepsi hormonal dalam jangka waktu tertentu dapat menimbulkan berbagai efek samping beberapa diantaranya peningkatan tekanan darah. Tujuan dalam penelitian ini untuk menganalisis hubungan penggunaan kontrasepsi hormonal suntik dengan tekanan darahpada WUS di wilayah Kecamatan Lembar tahun 2022.&nbsp; Penelitian ini dengan desain observasional analitik dengan pendekatan crossectional. di Kecamatan Lembar Kabupaten Lombok Barat Tahun 2022 dari bulan April sampai dengan Mei 2022. Instrumen pengumpulan data menggunakan Tensi Meter dan lembar observasi. Analisis data dilakukan secara bertahap meliputi analisis univariat dan bivariat (chi-square). Dari hasil uji univariat di dapatkan terjadi perubahan tekanan darah sebanyak 174 orang (63,9%), sedangkan sebanyak 98 (36,1%) responden tidak mengalami kenaikan pada tekanan darah. Dari hasil uji bivariat ada hubungan antara penggunaan kontrasepsi hormonal suntik dengan tekanan darah pada WUS di wilayah kecamatan Lembar tahun 2022 dengan nilai P value 0,001. Penyebab dari terjadinya peningkatan tekanan darah pada umumnya adalah multifaktor, salah satu yang dapat menyebabkan KB hormonal. Kontrasepsi suntik merupakan salah satu jenis kontrasepsi dari hormone yang berisi progesterone, peenggunaan progesterone sintetik dapat meningkatkan natrium tubuh dan tekanan darah.&nbsp;Kesimpulan penelitian bahwa ada hubungan antara penggunaan kontrasepsi hormonal suntik dengan tekanan darah pada WUS di wilayah kecamatan Lembar tahun 2022 dengan nilai P value 0,001. Wanita usia subur dianjurkan untuk memilih alat kontrasepsi yang sesuai dengan kondisi kesehatannya sehingga alat kontrasepsi yang digunakan tidak menimbulkan efek samping bagi tubuh.</p> hasna wati kardi kardi Copyright (c) 2026 hasna wati, kardi kardi https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-01-27 2026-01-27 1 1 30 37 HUBUNGAN PERAN PETUGAS KESEHATAN DAN KETERSEDIAAN AIR BERSIH DENGAN KEPEMILIKAN JAMBAN SEHAT PADA KEPALA KELUARGA DI DESA BILELANDO, LOMBOK TENGAH TAHUN 2025 https://institutpermatamandalika.com/index.php/jgh/article/view/250 <p>Akses terhadap sanitasi yang layak dan air bersih merupakan determinan utama kesehatan masyarakat dan kualitas lingkungan, terutama di wilayah pedesaan. Meskipun berbagai upaya nasional telah dilakukan untuk meningkatkan sanitasi, sebagian besar penduduk Indonesia masih melakukan praktik buang air besar sembarangan akibat keterbatasan infrastruktur dan edukasi kesehatan yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara peran petugas kesehatan dan ketersediaan air bersih dengan kepemilikan jamban sehat pada kepala keluarga di Desa Bilelando, Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah, tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain analitik kuantitatif dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional). Sebanyak 92 kepala keluarga dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner terstruktur dan observasi langsung, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square pada tingkat signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 60,9% responden menyatakan petugas kesehatan berperan aktif, 32,6% memiliki akses air bersih, dan hanya 38,0% memiliki jamban sehat. Uji statistik menunjukkan hubungan yang signifikan antara peran petugas kesehatan dan kepemilikan jamban sehat (p = 0,000), serta antara ketersediaan air bersih dan kepemilikan jamban sehat (p = 0,028). Temuan ini menegaskan bahwa promosi kesehatan berbasis masyarakat dan ketersediaan infrastruktur dasar berperan penting dalam mengubah perilaku sanitasi. Keterlibatan aktif petugas kesehatan serta ketersediaan air bersih yang memadai secara nyata meningkatkan kemungkinan masyarakat memiliki jamban sehat. Studi ini menekankan pentingnya intervensi multisektoral yang terintegrasi untuk mengatasi hambatan struktural dan perilaku menuju pemenuhan target nasional dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).</p> Moch Amirullah Arif Sofyandi Copyright (c) 2026 Moch Amirullah, Arif Sofyandi https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2025-12-27 2025-12-27 1 1 38 48