HUBUNGAN LINGKUNGAN FISIK RUMAH DAN PERILAKU DENGAN GEJALA ISPA DI WILAYAH PESISIR KAMPUNG BANJAR

Authors

  • Ahmad Tsabit Qolbi Universitas Pendidikan Mandalika
  • Muhammad Fakhri Husaini Universitas Pendidikan Mandalika
  • Hani Lestari Universitas Pendidikan Mandalika
  • Syakinah Haji Abdul gani Universitas Pendidikan Mandalika
  • Putri Magvirah Universitas Pendidikan Mandalika

Keywords:

Infeksi Saluran Pernapasan, Kondisi Fisik Rumah, Perilaku, Wilayah Pesisir

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu penyebab utama morbiditas global. Secara internasional, World Health Organization (WHO) mencatat ISPA bertanggung jawab atas sekitar 4 juta kematian setiap tahunnya. Di tingkat nasional, data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) oleh Kemenkes RI menunjukkan prevalensi ISPA di Indonesia mencapai 23,5%. Beban penyakit ini semakin rentan terjadi pada masyarakat di wilayah pesisir akibat karakteristik lingkungan yang spesifik. Penelitian dan pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kondisi fisik rumah serta perilaku dengan gejala ISPA, sekaligus melakukan intervensi promosi kesehatan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional di kawasan pesisir Kampung Banjar RT 04 RW 02 pada tahun 2026 dengan melibatkan 30 responden sebagai sampel. Data dikumpulkan melalui wawancara kuesioner dan observasi langsung. Analisis data dilakukan menggunakan uji Fisher's Exact Test (α = 0,05). Hasil menunjukkan prevalensi gejala ISPA mencapai 36,7%, kondisi fisik rumah buruk 56,7%, dan perilaku berisiko tinggi mencapai 76,7%. Hasil uji bivariat menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara kondisi fisik rumah ( = 0,454) maupun perilaku (p = 1,000) dengan gejala ISPA karena keterbatasan ukuran sampel dan tingginya homogenitas data di lapangan. Namun, karena angka riil kasus ISPA tergolong tinggi di atas rata-rata nasional, kelompok mahasiswa melaksanakan intervensi tindak lanjut berupa promosi kesehatan metode door-to-door serta pembagian poster edukasi bahaya ISPA kepada seluruh warga yang ditemui di wilayah RT 04. Kegiatan intervensi ini berjalan sukses dan mendapat respon positif dari komunitas sebagai upaya preventif untuk meningkatkan kesadaran kesehatan keluarga di lingkungan pesisir.

Downloads

Published

2026-06-24

How to Cite

Ahmad Tsabit Qolbi, Muhammad Fakhri Husaini, Hani Lestari, Syakinah Haji Abdul gani, & Putri Magvirah. (2026). HUBUNGAN LINGKUNGAN FISIK RUMAH DAN PERILAKU DENGAN GEJALA ISPA DI WILAYAH PESISIR KAMPUNG BANJAR. JURNAL GLOBAL HEALTH, 1(1), 83–97. Retrieved from https://institutpermatamandalika.com/index.php/jgh/article/view/323