Jurnal Pengabdian Permata Mandalika https://institutpermatamandalika.com/index.php/JPPM <p><strong data-start="0" data-end="46" data-is-only-node="">Jurnal Pengabdian Permata Mandalika (JPPM)</strong> is a journal published by the <strong>Lembaga Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Tunas Harapan Varoso</strong>. The journal focuses on community service outcomes that contribute to improving the quality of life and welfare of society. It provides a platform for publishing articles covering various topics in education, health, economic empowerment, technology, as well as environmental sustainability. The articles published in this journal are intended to create tangible impacts on communities through research, innovation, and practical applications that are relevant to societal needs.</p> en-US masjudinindo@gmail.com (Masjudin) mandalikapermata@gmail.com (Ade Kurniawan) Wed, 15 Jul 2026 17:41:17 +0000 OJS 3.3.0.13 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Pendampingan Tadarus Ramadan untuk Mendukung Literasi Al-Qur’an Siswa melalui Program Lapangan Persekolahan https://institutpermatamandalika.com/index.php/JPPM/article/view/346 <p><em>This community service program addressed differences in Qur’an reading skills and task-specific self-efficacy during Ramadan recitation at SMAN 8 Mataram. The program used participatory mentoring with descriptive pre–post evaluation. Seventy-two grade X students were divided into six heterogeneous groups of 12, each assisted by one student mentor from Program Lapangan Persekolahan (PLP; School Field Experience Program). Eight meetings lasted 35–45 minutes. Data were collected using a reading rubric covering fluency, articulation points, tajwid, and tartil; a participation checklist; a self-efficacy scale; a response questionnaire; teacher interviews; and documentation. The mean reading score increased from 2.27 to 3.05, and 56 students (77.8%) improved by at least 0.50 points. Regular attendance reached 93.1%, self-efficacy increased from 2.29 to 3.21, and positive responses averaged 90.0%. The program supported initial improvements in reading, participation, and self-efficacy, but did not establish a permanent Qur’anic literacy culture because it was short-term and had no comparison group</em></p> Maulidya Ilmi Handayani, Masjudin Masjudin, Zainal Abidin, Darma Aiyub Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Permata Mandalika https://institutpermatamandalika.com/index.php/JPPM/article/view/346 Tue, 30 Jun 2026 00:00:00 +0000 Program 5S pada Kegiatan Pengenalan Lapangan Persekolahan sebagai Upaya Penguatan Karakter Siswa https://institutpermatamandalika.com/index.php/JPPM/article/view/345 <p><em>The development of students' disciplinary character is an essential aspect of education, as it fosters responsibility, compliance with school regulations, and positive behavior in the school environment. One strategy to strengthen disciplinary character is through the implementation of positive school culture based on consistent daily habituation. This community service program aimed to implement the 5S Program (Smile, Greeting, Salutation, Politeness, and Courtesy) through the School Field Introduction Program (Pengenalan Lapangan Persekolahan/PLP) to strengthen students' disciplinary character at SMAN 5 Mataram. The program employed a participatory approach consisting of needs assessment, program planning, implementation, monitoring, and evaluation. Activities were conducted every morning before classroom instruction and involved pre-service teachers participating in PLP, supervising teachers, school staff, and students. Data were collected through observation, documentation, field notes, and reflective discussions, and were analyzed using a descriptive qualitative approach. The results indicate that the 5S Program was successfully implemented according to the planned activities and received positive responses from the school community. The habituation of smiling, greeting, salutation, politeness, and courtesy encouraged more positive interactions between teachers and students, increased students' awareness of greeting teachers, improved courteous behavior, enhanced school orderliness, and strengthened a culture of discipline within the school environment. In addition, the program enriched the professional experience of pre-service teachers by providing authentic opportunities to design and implement character education programs collaboratively with schools. Therefore, the 5S Program has the potential to become a sustainable school culture for strengthening students' disciplinary character when consistently supported by all members of the school community</em></p> Sopiani Sopiani, Masjudin Almubarok, Ahmad Muzaki, Zainal Abidin, KM. Punarbhawa. A. Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Permata Mandalika https://institutpermatamandalika.com/index.php/JPPM/article/view/345 Tue, 30 Jun 2026 00:00:00 +0000 Penataan Taman Literasi melalui Program Penanaman Bunga Gantung untuk Mendukung Lingkungan Belajar yang Asri di SMAN 2 Mataram https://institutpermatamandalika.com/index.php/JPPM/article/view/347 <p><em>This community service program aimed to describe the arrangement of a literacy garden through a hanging-flower planting program at SMAN 2 Mataram and to examine student involvement in school greening activities. The program employed a participatory approach involving 36 students from Grade XI Science 6, 11 teaching practicum students, and 3 supervising teachers. The activities included identifying the initial condition of the garden, preparing tools and materials, producing planting containers from discarded plastic bottles, planting moss roses, installing the hanging plants, and conducting initial plant monitoring. Data were collected through activity documentation, implementation notes, and observations of plant conditions. The data were analyzed using a qualitative descriptive approach supported by simple calculations of student participation and plant survival rates. The results showed that 16 hanging plants were successfully installed in the literacy garden. Eighteen of the 36 students participated actively, resulting in an active participation rate of 50 percent. Initial monitoring indicated that 14 of the 16 plants remained in good condition, representing a survival rate of 87.5 percent. The program demonstrates that simple vertical greening using discarded plastic bottles can provide a space-efficient alternative for improving school gardens while offering students direct experience in managing their environment. Long-term continuity, however, requires regular maintenance, clear distribution of responsibilities, and integration of the garden into learning activities.</em></p> Sesilia Sesilia, Nailah Putri, Ilhami Sukmaningsih, Yulia Setiawati, Rizki Rahmatul Amalia Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Permata Mandalika https://institutpermatamandalika.com/index.php/JPPM/article/view/347 Tue, 30 Jun 2026 00:00:00 +0000 Pendampingan Editorial Majalah Dinding Kreatif sebagai Upaya Menguatkan Keterlibatan Literasi Siswa https://institutpermatamandalika.com/index.php/JPPM/article/view/351 <p>Keterlibatan literasi siswa perlu didukung melalui kegiatan yang memungkinkan mereka mencari, membaca, mengolah, menyunting, dan memublikasikan informasi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan pendampingan editorial majalah dinding kreatif serta mengidentifikasi bentuk keterlibatan literasi siswa selama kegiatan. Program dilaksanakan di SMAN 11 Mataram dengan melibatkan 17 siswa kelas XI Sains dalam dua sesi, masing-masing berdurasi 250 menit. Kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan identifikasi kebutuhan, orientasi dan pembentukan fungsi editorial, produksi isi, pendampingan editorial dan penataan visual, serta evaluasi dan publikasi. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi proses dan produk, serta refleksi kelompok, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Kegiatan menghasilkan satu majalah dinding kreatif yang disusun secara kolaboratif. Keterlibatan literasi siswa terlihat melalui aktivitas mencari sumber, membaca dan menyeleksi informasi, menulis kembali informasi dengan bahasa sendiri, menyunting isi dan bahasa, menata informasi secara visual, serta mempresentasikan produk. Pembagian fungsi sebagai pencari informasi, penulis, editor, ilustrator, dan penata letak memberikan ruang bagi peserta untuk berkontribusi sesuai kemampuan masing-masing. Berdasarkan keterlibatan yang teramati selama kegiatan, pendampingan editorial majalah dinding kreatif mampu menjadi program yang menguatkan keterlibatan literasi siswa melalui integrasi aktivitas membaca, menulis, menyunting, berkolaborasi, dan memublikasikan informasi</p> Sri Nilam Cahya, Lalu Abdul Aziz, Agusfianudin, Rabiatul Adawiah Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Permata Mandalika https://institutpermatamandalika.com/index.php/JPPM/article/view/351 Tue, 30 Jun 2026 00:00:00 +0000 Optimalisasi Keterlibatan Belajar Siswa melalui Program Sabtu Ceria di SMA Negeri 1 Batulayar https://institutpermatamandalika.com/index.php/JPPM/article/view/352 <p>Keterlibatan belajar merupakan unsur penting dalam mendukung partisipasi, komunikasi, kerja sama, ketekunan, dan tanggung jawab siswa selama pembelajaran. Hasil identifikasi awal di SMA Negeri 1 Batulayar menunjukkan bahwa sebagian siswa masih terbatas dalam bertanya, menjawab, berdiskusi, dan mempresentasikan hasil. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengoptimalkan keterlibatan belajar siswa melalui Program Sabtu Ceria serta mendeskripsikan perubahan pemahaman dan penerimaan peserta terhadap program. Kegiatan melibatkan 15 siswa kelas X dan XI yang dipilih secara purposif dan dilaksanakan dalam empat pertemuan, masing-masing selama 120 menit. Program memadukan diskusi kelompok kecil, permainan edukatif, studi kasus, pemecahan masalah, rotasi peran, presentasi, pendampingan, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi, tes awal dan tes akhir, angket respons, wawancara singkat, refleksi, catatan lapangan, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan rata-rata kehadiran sebesar 98,3%. Seluruh indikator keterlibatan belajar meningkat, terutama keberanian bertanya, menjawab, dan kepercayaan diri saat presentasi yang masing-masing bertambah enam siswa. Rata-rata skor pemahaman meningkat dari 58,7 menjadi 82,0 dengan gain ternormalisasi 0,56 dalam kategori sedang. Respons positif peserta mencapai 91,1%. Temuan ini menunjukkan bahwa Program Sabtu Ceria mendukung optimalisasi keterlibatan belajar, peningkatan pemahaman materi, dan penerimaan positif peserta, meskipun hasilnya belum dapat ditafsirkan secara kausal karena tidak menggunakan kelompok pembanding</p> Septiana Ramadani Putri, Masjudin Masjudin, Dewi Agustiningsih, Lalu Abdul Aziz Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Permata Mandalika https://institutpermatamandalika.com/index.php/JPPM/article/view/352 Tue, 30 Jun 2026 00:00:00 +0000